Jumat, 18 Januari 2013

Waspadai 5 Bahan Kimia di Dalam Sampo

Waspadai 5 Bahan Kimia di Dalam Sampo



Khawatir dengan produk perawatan rambut Anda? Untuk memilih produk perawatan rambut terbaik; Anda harus mengenali komposisi yang ada di dalamnya. Beberapa sampo mengandung bahan kimia yang bisa berbahaya untuk kesehatan. Sebelum membeli sampo, perhatikan dulu komposisinya dan waspadai lima bahan kimia ini, seperti dilansir oleh Health Me Up (07/01).

1. Sodium Lauryl/Laureth Sulfate

Komposisi dalam sampo ini memiliki fungsi sama dengan deterjen atau bahan pembersih lain dalam perindustrian. Bahan ini juga diketahui sebagai bahan karsinogen yang bisa menyebabkan kanker.

2. Diethanolamine

Ketika bahan kimia ini berinteraksi dengan bahan lain dalam sampo, bahan ini bisa berbahaya untuk tubuh. Bahan ini akan semakin berbahaya ketika diserap oleh kulit atau masuk dalam tubuh melalui pori-pori.

3. Parabens

Parabens diketahui mampu mempengaruhi tingkat estrogen dan menyebabkan ketidakseimbangan hormon pada wanita maupun pria. Untuk itu, berhati-hatilah ketika ada bahan kimia ini dalam sampo Anda.

4. Formaldehyde

Formaldehyde adalah nama lain untuk doazolidinyl urea, imidazolidinyl urea, dan quarternium-15. Semua bahan ini adalah bahan yang biasa digunakan untuk pembalseman.

5. Ammonium Lauryl, Laureth Sulfate, dan Ammonium Xylene Sulfonate

Semua bahan ini bekerja seperti bahan pembersih dan menyebabkan busa melimpah. Namun sebagai gantinya, bahan-bahan ini bisa menyebabkan rambut Anda kering.

Sekarang coba cek sampo Anda, adakah bahan-bahan di atas? Jika ada, sebaiknya segera tinggalkan sampo tersebut dan bergantilah ke produk sampo yang lain

Kamis, 17 Januari 2013

Jangan Terlalu Banyak Minum Usai Makan

Jangan Terlalu Banyak Minum Usai Makan 



Jika Anda terbiasa minum air dengan jumlah banyak dan cepat usai makan atau disela-sela mengunyah makanan, maka hentikanlah kebiasaan tersebut mulai saat ini. Air berlebih yang Anda minum usai makan ternyata dapat membuat proses pencernaan makanan yang sedang berlangsung menjadi terganggu.

Hal tersebut memicu kadar insulin yang diproduksi menjadi berfluktuasi alias naik dan turun secara signifikan.

Yang ideal adalah selama proses makan Anda tidak minum air dalam jumlah berlebih. Seteguk atau dua teguk tidak akan menjadi masalah. Demikian pula usai makan. Jika sampai lebih dari 1 atau 2 gelas air, maka hal tersebut dapat berpengaruh buruk pada proses pencernaan.

Kadar insulin berlebih yang dilepaskan oleh tubuh ke aliran darah bisa memicu kegemukan karena tubuh akan menyimpan kelebihan karbohidrat yang sedang dicerna menjadi lemak.

Berikut ini ada beberapa trik agar Anda tak lagi minum terlalu banyak air usai mengkonsumsi makanan berat.

1. Hindari makanan dengan cita rasa pedas berlebihan. Rasa pedas ini biasanya yang memicu orang untuk banyak minum saat dan usai makan.

2. Kunyah makanan perlahan-lahan, agar air liur Anda dapat diproduksi untuk membantu proses pengunyahan. Selain itu juga akan mencegah tersedak.

3. Konsumsi makanan berkuah, semisal sayur berkuah. Memakan buah usai makan besar pun baik untuk pencernaan.

10 Makanan untuk Menjaga Kesehatan Mata

10 Makanan untuk Menjaga Kesehatan Mata



Penglihatan yang lemah menjadi masalah kronis hari ini. Bahkan, kebanyakan orang harus menggunakan kacamata ketika masih muda. Anak-anak kecil juga membutuhkan kacamata untuk menunjang mata mereka yang tidak sehat. 
Berikut adalah sepuluh makanan yang dapat meningkatkan kesehatan mata, seperti Boldsky.

1. Wortel

Wortel sangat kaya akan beta-karoten, antioksidan yang membantu mengurangi risiko katarak dan degenerasi otot pada mata.

2. Kacang-kacangan

Kenari dan almond sangat baik untuk mata. Mereka kaya akan vitamin E yang dapat mencegah katarak.

3. Ikan

Mereka yang gemar makan ikan memiliki penglihatan yang sehat. Ikan memiliki kandungan lemak atau minyak penting seperti asam lemak omega-3 yang membuat otot-otot mata selalu dalam kondisi baik.

4. Alpukat

Lutein merupakan antioksidan yang sangat penting untuk mata. Dan coba tebak, alpukat mengandung jumlah lutein tertinggi, bila dibandingkan dengan semua buah-buahan lainnya.

5. Dark chocolate 

Dark chocolate sangat kaya akan ekstrak kakao yang baik untuk kornea mata. Namun, hindari konsumsi produk cokelat yang mengandung terlalu banyak gula atau pemanis. 

6. Sayuran berdaun hijau

Sayuran hijau mengandung banyak nutrisi seperti kalsium, vitamin C, vitamin K, dan zat besi. Semua nutrisi itu sangat penting bagi kesehatan mata Anda.

7. Bawang merah

Bawang merah kaya akan belerang, jenis mineral yang membantu menghasilkan zat kimia yang disebut glutathione yang bertugas untuk melindungi lensa mata. 

8. Bit merah

Seperti wortel, bit merah juga kaya akan karoten yang dapat mencegah katarak. Buah bit juga kaya akan zat besi yang meningkatkan kesehatan mata.

9. Wine

Wine kaya akan flavonoid yang membuat kornea tetap sehat. Mengonsumsi wine dalam jumlah terbatas dapat menyehatkan hati dan penglihatan Anda.

10. Telur

Telur, terutama kuning telur, mengandung 2 nutrisi penting untuk mata, yakni sulfur dan sistein. Mereka hadir dalam telur dan membuat lensa mata tetap jernih.

Inilah sepuluh makanan yang baik untuk kesehatan mata Anda. Hindari terlalu lama duduk di depan layar komputer atau TV. Pastikan pula Anda menggunakan penyinaran ruangan yang baik dan tidak gelap.

3 Nutrisi Penting untuk Melawan Efek Negatif Penuaan

3 Nutrisi Penting untuk Melawan Efek Negatif Penuaan



Penuaan bisa jadi dipicu oleh stres. Efek dari stres ini bisa menyebabkan gangguan pada organ tubuh Anda seperti mata, hati dan kulit. 

Dr. Oz mengemukakan 3 nutrisi penting yang perlu diketahui wanita untuk mencegan penuaan akibat stres seperti dikutip Oprah : 



1. Lutein untuk mata Anda

Ketika anda beranjak tua, mata Anda menjadi rentan terhadap degenerasi makula, penyakit yang bisa merusak penglihatan Anda.

Lutein bisa melindungi mata Anda dari stres oksidatif dan kerusakan radikal bebas yang dapat membahayakan penglihatan Anda.

Cari kandungan lutein minimal 8 mg dalam multivitamin Anda, atau 

Anda bisa mendapatkan dari pepaya dan telur.



2. Zat besi (Zinc) untuk kulit Anda

Kurangnya zat besi bisa menyebabkan stres pada kulit Anda. Zat besi juga bekerja untuk menyembuhkan jaringan dengan merangsang pertumbuhan sel dan regenerasi.

Carilah kandungan zinc dalam bentuk suplemen. Cobalah dosis minimal 8 mg dalam multivitamin Anda. Zinc juga ditemukan dalam banyak makanan 

seperti keju cheddar, yoghurt, kacang panggang, tiram, kepiting dan lobster.



3. Glucosinolates untuk hati Anda

Hati bertanggung jawab untuk detoksifikasi tubuh Anda. Glucosinolates dapat membantu melindungi hati Anda dengan mengatur enzim yang membantu dalam proses detoksifikasi.


Cara terbaik untuk mendapatkan glucosinolates ini adalah 


melalui sumber makanan seperti kubis dan kembang kol.

keunggulan Jamur Tiram


Manfaat Jamu Kunyit Asam:


Manfaat Jamu Kunyit Asam:



Dipercaya berkhasiat menyegarkan tubuh terutama pada masa haid. Jamu ini juga diyakini mengobati panas dalam dan sariawan.
Rajin minum jamu kunyit asam bercampur rebusan daun sirih bermanfaat untuk membersihkan organ dalam kewanitaan. Wanita yang rajin minum jamu ini, saat haid biasanya tidak akan berbau anyir darah. Bau badan pun akan sirna.

Buat saudariku yang lagi gak sibuk bisa coba resep Jamu Kunir Asem ini yach..... Jangan lupa tangan pakai glove / sarung tangan biar gak kuning.

Mencuci Daging Mentah Sebelum Dimasak itu Berbahaya

Mencuci Daging Mentah Sebelum Dimasak itu Berbahaya




Tidak disarankan memasak daging ayam dengan mencucinya terlebih dahulu. Pasalnya, bakteri yang ada di dalam daging ayam bisa berpindah tempat. Dalam daging ayam dimungkinkan terdapat bakteri patogen atau merugikan yang bisa menyebabkan keracunan dan risiko kesehatan lain

Mencuci (daging) unggas dapat memercikkan bakteri di sekitar dapur yang dapat mencemari (air), keran, tangan Anda, peralatan, telenan, dan makanan yang tidak dimasak seperti salad atau makanan penutup.

Sebenarnya bukan hanya daging ayam saja yang sebaiknya tidak langsung dicuci. Daging bebek dan kalkun pun sebaiknya juga tidak dicuci saat mau dimasak. Sebab, beberapa jenis daging tersebut dimungkinkan terdapat bakteri Campylobacter dan Salmonella. Dan, di Australia, kasus panyakit dengan sebab ini meningkat dua kali lipat selama 20 tahun terakhir.

Menurut sebuah survey, 84 persen dari bangkai ayam mentah terdeteksi mengandung Campylobacter. Sementara itu, ada 22 persen sampel daging yang memiliki bakteri Salmonella. Bakteri tersebut sering dikaitkan dengan kasus keracunan makanan.

Nah, jika ingin mengolah daging tersebut, sebaiknya lakukan pemasakan sementara agar bakteri yang ada bisa mati. Keringkan bagian yang lembab memakai kertas. Misalnya, Anda merebusnya dengan air.. Kalau dagingnya beku, cairkan dulu.

Panaskan daging hingga suhu mencapai minimal 75 derajat Celcius. Lebih baik lagi kalau Anda memiliki termometer daging untuk mengecek suhunya. Dilihat dari bentuknya, biasanya warna daging tidak secerah sewaktu belum dimasak. Setelah itu, daging bisa diolah menjadi berbagai menu masakan.

Selain itu, pisahkan peralatan masak yang dipakai untuk mengolah daging dengan lainnya. Jangan sampai daging mencemari bahan-bahan lain, seperti sayur. Cuci semua peralatan masak setelah dipakai mengolah daging. Termasuk, jangan lupa mencuci tangan Anda.